Selasa, 14 Februari 2017

Kumpulan Teks Eksplanasi Yang Baik Dan Benar

Kumpulan Contoh Teks Eksplanasi Yang Baik Dan Benar | Pada kesempatan kali ini saya akan menuliskan sebuah artikel mengenai Kumpulan Contoh Teks Eksplanasi Yang Baik Dan Benar. Anda dapat menggunakan beberapa contoh teks eksplanasi yang telah kami uliskan dibawah ini sebagai bahan referensi Anda. Anda dapat juga mengedinya sesui dengan yang anda inginkan. Nah, sebelum kami tampilkan contoh teks eksplanasi tersebut, terlebih dahulu kami jelaskan apa itu teks eksplanasi dan strukturnya.

Pengertian Teks Ulasan dan Strukturnya

Teks ulasan atau teks eksplanasi yaitu teks yang berisi tentang review atau ulasan pada satu karya orang lain, umumnya berbentuk film atau drama. Nah melihat dari pengertian dari teks eksplanasi di atas, umumnya yang dijadikan review yaitu suatu film atau drama. Tujuannya yaitu supaya orang tertarik untuk melihat film atau drama itu. Namun perlu di perhatikan, dalam membuat teks penjelasan dari satu film atau drama upayakan berisi sesuai dengan yang ada pada film atau drama itu, janganlah terlampau dilebih-lebihkan apalagi dikurang-kurangkan. Mari kita lihat seperti apa sih struktur teks ulasan yang benar. 

Struktur Teks Eksplasi yang Benar 

Satu teks penjelasan di bangun oleh bagian-bagian yang membuat teks itu menjadi utuh. Mengenai beberapa bagian itu yaitu orientasi, tafsiran, evaluasi, serta rangkuman. 

  • Orientasi, yaitu sisi yang diisi gambaran umum dari suatu drama atau film yang dibahas. Bagian ini menerangkan pada pembaca mengenai latar belakang satu karya. 
  • Tafsiran, yaitu sisi yang diisi deskripsi detil satu karya yang tengah dibahas. Umumnya yang dibahas yaitu bebrapa sisi yang menarik atau unik yang membuatnya lain dari yang lain. 
  • Evaluasi, yaitu sisi yang diisi pandangan dari orang yang mereview atau membahas satu karya. Upayakan saat melakukan evaluasi ini data yang didapatkan harus objektif atau sesuai dengan kenyataan yang Anda bisa saat melakukan sebuah penjelasan pada suatu karya. 
  • Rangkuman, yaitu sisi akhir yang berisi pendapat dari pengulas tentang satu karya apakah berkualitas atau tidak, apakah layak untuk dilihat atau tidak.

Kumpulan Contoh Teks Eksplanasi Yang Baik Dan Benar


Contoh Teks Ulasan : Di Balik 98


Orientasi

Film Di Balik '98 adalah film yang diproduksi oleh MNC Pictures yang menceritakan tentang peristiwa kerusuhan yang terjadi pada tahun 1998. Semua rakyat Indonesia pasti sudah tahu tentang peristiwa Mei 1998. Waktu itu adalah saat-saat krisis bagi tahta kepresidenan Soeharto dan juga Orde Baru. Tetapi pada film Di balik 98, dibalik panasnya keadaan politik, banyak sekali makna yang bisa dipetik nilai kemanusiaannya.

Tafsiran

Diceritakan, Diana (Chelsea Islan), mahasiswi Trisakti yang memutuskan untuk menjadi anggota demonstran. Masa kekuasaan Soeharto menurut Diana harus segera diakhiri. Memutuskan untuk menjadi anggota demonstran merupakan pilihan yang kurang tepat bagi Diana, karena Diana saat ini tinggal bersama kakaknya, Salma (Ririn Ekawati), yang merupakan seorang pegawai Istana Negara, dan Bagus, Suami Salma (Donny Alamsyah), yang juga seorang Letnan Dua, Angkatan Darat.

Semenjak krisis moneter dimulai, Diana telah menjadi anggota dari gerakan gabungan seluruh mahasiswa Indonesia yang mendesak diturunkannya presiden Soeharto. Peristiwa ini merupakan salah satu bentuk sikap dari kegelisahan masyarakat, dan klimaksnya terjadi pada tanggal 13 sampai 14 Mei, dimana ada 4 orang mahasiswa yang tertembak mati oleh para aparat yang mengatasi kerusuhan 98.

Di tengah situasi yang sangat rumit ini, presiden Soeharto memutuskan untuk pergi menghadiri KTT G-15 di Kairo. Sementara wakil presiden, B.J. Habibie dikagetkan oleh peristiwa penembakan yang terjadi di Trisakti yang berakhir dengan kerusuhan besar.

Kemarahan itu tidak hanya dirasakan oleh mahasiswa ataupun Diana, tetapi juga dirasakan oleh Bagus, kakak ipar Diana. Mengingat istrinya yang sedang mengalami hamil tua, Bagus tetap wajib melaksanakan amanat atasan untuk menjaga keamanan diberbagai titik dan wilayah di Jakarta. Semakin bimbang hati galau dan bercampur aduk hati agus saat mengetahui istrinya tidak ada di Istana, dikarenakan istrinya pergi untuk mencari adiknya Diana yang telah beberapa hari tidak ada informasi mengenai keberadaanya dan juga tidak pernah pulang ke rumah.

Semuanya bertambah absurd ketika Daniel (Boy William), pacar Diana, yang merupakan seorang keturunan Tionghoa, juga harus merasakan kepedihan dikala itu. Ayah dan adiknya Diana menghilang entah kemana dalam peristiwa kerusuhan 14 Mei. Terlebih Daniel juga hampir terjebak sweeping masyarakat setempat dalam penyaringan orang-orang Non Pribumi, yang pada saat itu menjadi puncak issue rasial di Indonesia.Disisi lain, rakyat sekelas gembel atau orang susah dan pengemis pun harus ikut merasakan bagaimana dampak politik yang terjadi, dan dampak buruknya bagi mereka.

Evaluasi

Film yang dirilis pada awal tahun 2015 ini bukanlah film politik, tetapi merupakan film drama keluarga, percintaan, yang di dengselubungi latar belakang kerusuhan Mei 1998. Dan karena ini adalah film, memiliki paradigma yang berbeda dengan kejadian kerusuhan Mei '98 tersebut. Dengan menyisipkan sedikit cerita fiksi yaitu berupa kisah Diana, Daniel, dan yang lainnya maka akan membuat film Dibalik '98 menjadi lebih menarik.

Kisah genting Mei 1998 memang sampai saat ini masih terkenang dengan baik, khususnya bagi mereka yang mengalami secara langsung peristiwa tersebut. Tetapi Lukman Sardi, sang sutradara, mencoba mengisahkan permasalahan lain yang terdapat pada film "Dibalik '98" untuk diketahui masyarakat. Kehadiran Chelsea Islan yang namanya sedang naik daun dan terkenal, berbanding lurus dengan kualitas aktingnya yang semakin mumpuni. Boy William pun tak kalah hebatnya memainkan mahasiswa turunan Tionghoa yang ikut merasakan kepahitan 1998. Untuk tampilan pemain, Dibalik 98 telah memberikan yang terbaik.

Rangkuman

Anda disarankan untuk menonton film ini jika anda belum mengetahui bagaiman tragedi di balik 98 karena film ini juga memberikan jawabannya. Film ini juga menceritakan bagaiman masalah tersebut akhirnya bisa selesai dari pembicaraan empat mata antasa presiden dan wakil presiden hingga akhirnya Soeharto turun. Dan yang tidak disangka-sangka adalah film ini juga menyajikan komedi didalamnya,

Contoh teks ulasan : Laskar Pelangi


Laskar Pelangi adalah sebuah film karya Riri Riza yang merupakan salah satu film terbaik Indonesia. Film yang diangkat dari novel dengan judul yang sama karya Andrea Hirata ini diproduksi pada tahun 2008. Semenjak awal pertama kemunculannya di layar lebar, film ini bernasib sama dengan bukunya, keduanya mendapatkan antusias yang luar biasa dari para penikmat seni di Indonesia, khususnya pecinta film. Hal tersebut tidak terlepas dari tangan dingin seorang produser muda berbakat, Mira Lesmana yang berkolaboarasi dengan Riri Riza, salah satu produser terbaik di negeri ini. 

Hal yang menjadikan film ini menarik adalah para pemain yang dipilih merupakan anak – anak asli Belitung, sebuah daerah yang menjadi latar dari novel aslinya. Mereka memerankan tokoh – tokoh yang ada di cerita tersebut, seperti Ikal, diperankan oleh Zulfani, Lintang diperankan oleh Ferdian, Mahar diperankan oleh Verrys Yamarno, dan begitu juga dengan tokoh – tokoh lainnya. Dengan dipilihnya anak-anak asli Belitung ini memberikan kesan yang mendalam karena kemampuan mereka dalam berakting yang sangat natural dan juga didukung oleh gaya dan logat mereka yang merupakan penduduk asli.

Film ini menceritakan sebuah kisah 10 orang sahabat. Mereka bersekolah di sebuah sekolah kecil SD Muhammadiyah di Pulau Belitung. Pada awalnya sekolah tersebut terancam ditutup karena mimimnya siswa yang belajar. Namun, berkat kegigihan dan keinginan yang kuat dari kesepuluh anak tersebut sekolah itu tidak jadi ditutup. Hal ini juga berkat perjuangan seorang guru yang sangat baik, yaitu Bu Muslimah yang diperankan oleh Cut Mini dan Pak Harfanh yang diperankan dengan apik oleh Ikranagara. Selain menceritakan kisah persahabatan, Film ini juga menyuguhkan cerita emosional, mengenai Lintang, seorang anak miskin yang sangat pintar. Namun, harus bekerja keras demi bertahan hidup demi adik-adiknya setelah ditinggal mati oleh ayahnya di lautan.

Akibat pemilihan lokasi film yang kebanyakan diambil di luar ruangan, efek gambar dan suara yang dihasilkan sedikit tidak jelas. Namun secara keseluruhan, film ini sangat bagus. Setelah pemutaran perdananya, banyaknya penonton yang terpikat dengan film ini karena isi ceritanya yang memberikan nuansa lain pada film Indonesia yang kebanyakan sedang menggandrungi film horor. Disamping itu, ceritanya juga menarik karena didukung oleh kemampuan para aktor dan aktrisnya yang sangat baik. Terlebih lagi, latar tempat film ini dikemas dengan sangat cantik, yaitu dengan mempertontonkan keindahan Pulau Belitung dengan latar waktu beberapa tahun silam, sehingga bisa menjadi bagian dari promosi pariwisata daerah ini yang merupakan daerah yang baru berkembang.

Oleh karena itu, film ini layak disebut sebagai salah satu film terbaik Indonesia sepanjang masa. Meskipun film ini diproduksi pada tahun 2008, Laskar Pelangi masih layak untuk ditonton kapanpun secara berulang-ulang. Film ini juga dapat ditonton oleh semua umur karena tidak ada satupun adegan kekerasan atau sensual. Diharapkan di waktu mendatang, semakin banyak produser – produser film Indonesia yang termotivasi untuk membuat film dengan kualitas yang sama, bahkan bisa melebihi film Laskar Pelangi.


Contoh Teks Ulasan (Teks Ulasan Film "5 ELANG")








Contoh : Teks Ulasan “5 ELANG”

Tokoh : 1. Christoffer Nelwan sebagai Baron
2. Iqbaal Diafakhri Ramadhan sebagai Rusdi
3. Teuku Rizky Muhammad sebagai Anton
4. Bastian Bintang Simbolon sebagai Aldi
5. Monica Sayangbati sebagai Sindai

Produser : Shanty Harmayn, Salman Aristo, Kemal Arsjad
Sutradara : Rudi Soedjarwo
Penulis : Salman Aristo
Produksi : SBO Film
Rilis : 25 Agustus 2011
Durasi : 88 menit
Negara : Indonesia


ORIENTASI

Film ini berawal dengan menjelang kepindahan Baron dari Jakarta. Cerita berlanjut ketika Baron telah pindah di Balikpapan (saat ini plot film anak mulai terasa). Saat pertama kali masuk sekolah, Baron telah bertemu Rusdi dan melihatnya dengan sinis dari awal sehingga kentara sekali bila Baron ada hubungannya dengan Rusdi. Hal ini membuat kelanjutan cerita dapat ditebak. Baron sebagai murid pindahan terlihat tidak mau membuka diri dengan sekitar dan mendapat ledekan dari teman sekelasnya.

TAFSIRAN

Kepindahan Baron bertepatan dengan kontingen penggalang SDnya yang akan mengikuti perkemahan di saat liburan sekolah. Karena Rusdi, Baron harus mengikuti perkemahan pramuka bersama dengan anggota lainnya meskipun Baron memiliki tujuan terselubung untuk mengikuti pameran mobil RC. Di perkemahan, mereka bertemu dengan Sindai yang bergabung dengan mereka saat mencari markas bintang.

Di tengah perjalanan, terjadi perbedaan pendapat yang menyebabkan dua kubu yakni Baron, Aldi, Sindai yang ingin kembali ke Balikpapan dan tidak menyelesaikan kemah dan Rusdi serta Anton yang tetap optimis akan melanjutkan kemah. Akhirnya, mereka menuju ke jalannya sendiri.

Namun naas, Rusdi dan Anton tertangkap oleh penculik. Sedang Baron akhirnya memutuskan untuk kembali melanjutkan kemah, Aldi dan Sindai pun mengikutinya. Klimaks terjadi saat Baron, Aldi dan Sindai berusaha menyelamatkan Rusdi dan Anton. Akhirnya mereka menyebut diri mereka ‘5 Elang’.

EVALUASI
Dalam film ini terdapat pula kelebihan serta kekurangan. Kelebihan tersebut seperti :
Pelajaran moral saat Baron berbaik hati menolong anak lain dengan mengambilkan balon yang tersangkut di antena di atas atap rumah yang bahkan sampai merelakan salah satu perangkat mobil RCnya.
Mengajarkan budaya Go Green saat peran Rusdi mengatakan, “Maaf, kertasnya kecil. Penghematan buat pohon.”
Cerita film ini singkat, tidak bertele-tele sehingga mudah dicerna oleh anak. Karena film ini memang didedikasikan untuk keluarga.
Akting pemain yang bagus dan tampak natural. Dibintangi oleh Coboy Junior yang punya banyak fans, tentu saja akan memicu popularitas dari film ini.

Lalu, kekurangan-kekurangannya, antara lain:

Terlihat banyak siswa yang tidak mengenakan dasi, sedangkan peran Rusdi mengenakan dasi. Karena film ini dinikmati semua kalangan, para pelajar yang melihat film ini dapat mencontoh untuk tidak mengenakan dasi. Apalagi, saat peran Aldi bertanya kepada Rusdi tentang keikutsertaan SD Matahari dalam perkemahan (menit 11 detik 42), dasi Aldi terlihat tergantung di kantung dadanya. Hal ini tentu kurang sopan. Hal kurang sopan terjadi lagi di menit 13 detik 25 saat Rusdi memperkenalkan Anton ke kakak pembina, terlihat Anton sedang mengunyah di hadapan kakak pembina, sambil berdiri pula.

Saat peran Rusdi dan Baron sedang berjalan berdua, terlihat ketidak stabilan kamera yang menyebabkan kurang berkesinambungannya antara gerakan menit 14,36 dan 14,37 yang memiliki latar pintu. Ketidak stabilan kamera juga sering ditemui di sepanjang film.

Saat scene lomba tarik tambang, sebagian besar anak pramuka telah melepas tas, namun sebagian lagi belum. Hal ini membuat kesan sebagian yang belum melepaskan tas baru datang. Apalagi, di tengah lomba terlihat anak-anak pramuka dan kakak sedang berlari untuk melihat lomba dan saat lomba selesai mereka bubar tanpa komando. Hal ini tentu bukan pramuka yang sebenarnya, melainkan mungkin sang penulis masih terngiang oleh sifat sebagian rakyat Indonesia yang seperti itu.
Pada saat scene regu Harimau yang menancapkan bendera di dalam lima bintang terlihat regu-regu yang lain bertepuk tangan menyambut kedatangan mereka. Lalu mereka sudah berkumpul di sana sedang regu Harimau baru datang mengapa mereka yang menang.

RANGKUMAN

Film ini sangat layak disaksikan keluarga. Apresiasi patut diberikan kepada penulis yang berani memasukkan tema dalam pramuka meski sutradara tidak berhasil membuat penyaksi film terpengaruh untuk semangat mengikuti pramuka karena tak ada penjelasan lebih lanjut dari tampilan visualnya. Terlebih, dari semua akting para pemain dapat menutupi kekurangan dari posisi pengambilan gambar yang kurang mengesankan padahal lokasinya indah. Terimakasih yang besar patut atas film ‘5 Elang’ yang telah membangkitkan film anak Indonesia.



Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk


Orientasi :

Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk atau disingkat TKVDW merupakan adaptasi dari roman karya Buya Hamka yang kemudian difilmkan. Film ini dibintangi oleh beberapa artis berbakat seperti Herjunot Ali, Pevita Pearce, dan juga Reza Rahadian. Film ini rencananya akan rilis pada tanggal 19 Desember 2013 dan bisa langsung Anda tonton di bioskop-bioskop kesaangan Anda. Film yang disutradarai oleh Sunil Soraya ini sukses menjadi film yang cukup laris pada tahun 2013.

Tafsiran :

Dikisahkan, tahun 1930 Zainudin yang diperankan oleh Herjunot Ali berlayar dari tanah kelahirannya Makassar menuju ke Batipuh, Padang Panjang yang tidak lain adalah tempat kelahiran ayahnya. Ia bertemu dengan Hayati (Pevita Pearce) yang menjadi bunga persukuan di Minagnkabau. Zainuddin jatuh hati kepada Hayati dan kemudian memberikan kata-kata yang bisa membuat wanita terbawa dalam setiap kata yang dirangkai oleh Zainuddin.

Setelah melihat alur romantisme dari film ini, selanjutnya penonton akan mulai diperlihatkan konflik-konflik yang mulai muncul, seperti ketika hubungan antara Zainuddin dan Hayati tidak disetujui oleh para ninik-mamak dan juga tetua suku karena dirasa Zainuddin masih belum mapan dan tidak memiliki darah Minang.

Sebelum Zainuddin meninggalkan Batipuh, keduanya menuliskan sebuah ikrar setia akan menjalani hidup bersama suatu saat nanti. Tetapi kenyataan kembali datang pada Zainuddin ketika dalam sebuah pertunjukkan opera, ia bertemu dengan Hayati yang saat itu bersama dengan suaminya yaitu Aziz. Kisah cinta keduanya kini mengalami masa yang paling berat.

Evaluasi :

Film yang berdurasi 2,5 jam lebih ini memperlihatkan artistik dan properti ala tahun 1930-an. Namun kurang begitu meyakinkan kalau peristiwa itu terjadi pada tahun tersebut. Hal yang paling terasa adalah alur cerita yang terkesan lampat dan ada beberapa bagian yang tida kbegitu menarik sama sekali, seperti terlihat pada adegan ketika tokoh Zainuddin dan Hayati sedang surat menyurat. Akibatnya, konflik yang didapat kurang menarik, hanya sebagian saja yang naik, tapi kemudian menjadi datar. Penggunaan lagi Nidji pada backsound dirasa kurang pas untuk menyertai film ini, hal ini karena film ini bersetting pada tahun 1930-an sedangkan lagu tersebut terkesan modern.

Special effect ketika kapal tenggelam dirasa biasa saja dan terkesan agak dipaksakan. Kita bisa melihat ketika kapal Titanic tenggelam, yaitu karena menabrak karang, berbeda dengan tenggelamnya kapal van der wijk ini yang tidak begitu jelas apa sebab tenggelamnya kapal tersebut.

Rangkuman :

Dengan mengesampingkan beberapa kekurangan tadi, film ini tetap menarik untuk ditonton. Penggunaan kata yang pas serta kostum yang apik dari Samuel Wattimena membuat film ini menjadi salah satu film terbaik tahun 2013 lalu. Penggunaan kalimat yang cenderung puitis membuat film ini menarik dan bisa Anda jadikan referrensi untuk ditonton bersama keluarga tercinta.

__________

Contoh Teks Ulasan "Get Married"


Get Married adalah Film lokal Indonesia garapan StarVision yang mulai tayang di bioskop pada bulan Oktober 2007. Get Married menjadi film Indonesia terlaris kedua tahun 2007 dengan jumlah penonton 2,2 Juta orang.Film ini disutradarai Hanung Bramantyo dan ditulis oleh Musfar Yasin.

Get Married film yang mengangkat kehidupan 4 anak muda yang mangakui dirinya sebagai anak muda paling frustrasi se-Indonesia. Mae (diperankan Nirina Zubir) obsesi terbesarnya adalah menjadi seorang polisi wanita tapi justru oleh orangtuanya dimasukkan ke akademi sekretaris dan bergelar sarjana. Eman (diperankan Aming) yang ingin mengabdikan dirinya di dunia politik, dan menjadi politikus sejati, malah dimasukkan ke pesantren oleh orang tuanya. Anak muda yang tidak beruntung selanjutnya adalah Beni (diperankan Ringgo Agus Rahman) yang bercita-cita jadi petinju tetapi masuk sekolah pertanian. Sedangkan Guntoro (diperankan Desta Clubeighties) yang selalu berangan-angan jadi seorang pelaut dan bisa keliling dunia, malah selalu berurusan dengan komputer, ia mengikuti kursus komputer. Jadilah mereka anak-anak muda yang frustrasi yang mengisi hari-hari mereka dengan bermain gaple bersama di sebuah gubug di pinggiran kali.

Tiba-tiba saja ada kesadaran pada orang tua Mae (diperankan Jaja Mihardja dan Meriam Bellina), bahwa setiap manusia mestilah berkembang biak. Sedangkan satu-satunya penerus yang mereka miliki hanyalah Mae. Tapi Mae yang tomboy yang tak pernah merawat diri sebagai perempuan sejati, tak tersentuh kosmetik pasti tidak aka dilirik pria, baik pria satu kampung atau dari luar. Dan lebih parahnya lagi setiap harinya ia bergaul dengan tiga pemuda tidak jelas dan sewaktu-waktu bisa mengganggu keselamatan pria yang mendekat padanya.

Akhirnya Mae pun dicarikan jodoh di luar kampung. Tak disangka ternyata yang berminat, hanya anak muda yang cuma bermotor bebek. Sementara selera Mae sangat tinggi. Ingin punya suami yang gagah dan mentereng. Terbesit keinginan untuk dijodohkan dengan seorang olahragawan bertubuh kekar. Tapi sayangnya Mae tetap saja menolak, dan akhirnya ke-3 sahabatnya turun tangan untuk mengenyahkan si pria kekar ini. Sampai akhirnya muncullah sang pangeran, Rendy (diperankan Richard Kevin) seorang pemuda yang tampan dan kaya yang mampu membuat Mae jatuh cinta pada pandangan pertama, Rendy yang tak lain adalah Bos dari si Bodyguard yang pernah melamar Mae.

Tidak beda dengan Mae, Rendy juga sedang di kejar-kejar oleh Mamanya untuk segera mencari istri. Rendy yang sedang mencari gadis unik, beda dengan gadis-gadis lain yang seragam, pun juga jatuh cita pada Mae. Tapi ulah ketiga sahabatnya, Eman, Beni, dan Guntoro, yang belum sanggup berpisah dengan Mae membuat hari-hari bahagia yang ada di depan mata Mae hancur berantakan.

Bu Mardi, ibu Mae, jatuh sakit karena memikirkan anaknya yang tak juga berjodoh. Bila ia mati dan Mae belum kawin maka ia mengancam akan jadi hantu. Mae pun panik dan berusaha untuk menyelamatkan nyawa ibunya.

Karena tidak tahu harus menikah dengan siapa maka calon yang ada hanya tiga sahabatnya itu. Bagi Eman, Beni, dan Guntoro, ini amat menggelikan. Tapi akhirnya mereka menyadari ini merupakan ujian persahabatan bagi mereka.Ke tiga pria ini pun berunding di gubuk kebanggaan mereka dan menetapkan siapa yang akan menjadi pendamping Mae. Perundingan ditentukan dengan suit, yang kalah dan yang menjadi pengantin pria adalah Guntoro, tapi beberapa hari menjelang pernikahan tiba-tiba saja Guntoro sakit. Perundingan kembali dilakukan dan pilihan jatuh pada Eman. Senada dengan Guntoro, Eman pun tiba-tiba sakit. Tinggallah Ben yang tersisa. Mau tak mau Ben yang menjadi pendamping Mae.Pesta pernikahan pun digelar, tapi dari pihak luar tidak terima Mae direbut oleh Ben. Rendy membawa pasukan Harley-nya menyerbu kampung Mae dan terjadilah tawuran tak terkendali.

Pertama, Hanung berhasil menyuguhkan kepada kita realitas sosial dari sebuah masyarakat marginal di perkotaan. Masyarakat “kampung” yang tetap bertahan di antara komunitas lain yang bergerak pesat di kota kosmpolitan, seperti Jakarta. Kedua, Hanung berhasil mengeksploitasi kemampuan akting beberapa pemain pendukung film ini seperti Nirina, Aming, Agus Ringgo, Jaja, Merriam dan lain-lain. Meskipun beberapa di antara mereka tampak biasa-biasa saja, termasuk Nirina dan Agus, saya justru tertarik dengan akting Aming yang cukup bagus di sini. Masih ada lagi. Akting Jaja Miharja yang natural juga bisa diimbangi oleh Merriam Bellina yang memang merupakan aktor kampiun pada zamannya. Ketiga, Hanung berhasil mengemas kritik sosial dalam film Get Married ini sedemikian rupa sehingga tidak terkesan terlalu dipaksakan. Keempat, tentu saja, dari segi sinematografi dan fotografi, film ini juga sangat baik. Dibandingkan dengan Rudy Sudjarwo yang sering bereksperimen dengan kamera (misalnya dalam Pocong 2 atau Mengejar Mas-Mas), Hanung lebih sering bermain aman dengan menonjolkan aspek artistiknya. Hasilnya, gambar film Hanung dalam Get Married memang cukup mengagumkan.

Ada satu hal yang menurut saya justru menjadi kelemahan, tetapi sekaligus kelebihan film ini. Apa itu? Itu adalah babak akhir dari film Get Married. Kelemahannya terletak pada penggarapan alur cerita dan pengarakteran tokoh yang kurang sehingga kita melihat begitu mudah jatuhnya babak akhir film ke dalam “happy ending”. Begitu mudahnya Maemun menerima “pinangan” Randy yang sudah mengizinkan bala pasukannya mengobrak-abrik kampungnya. Begitu mudahnya Benny (Agus Ringgo) melepaskan Mae kepada Randy.

Namun, di bagian akhir itu pula juga terdapat kekuatan film ini. Kekuatan itu adalah kemampuan Hanung dalam mentransformasikan prosesi pernikahan adat Betawi. Sebagian dari kita tentu tahu bahwa di dalam prosesi perkawinan Betawi, rombongan pengantin laki-laki membawa seorang jagoan untuk diadu bermain silat dengan jagoan dari keluarga pengantin wanita. Semuanya yang semula bermakna simbolis direalisasikan oleh Hanung ke dalam bentuk nyata, yakni perkelahian dan tawuran. Tentu saja, jelas, ada yang setuju dan ada yang tidak setuju. Barangkali, kembali lagi, ini adalah kritik Hanung terhadap sistem sosial budaya kita yang cenderung mencerminkan budaya kekerasan.

Contoh Teks Ulasan "Radio Galau FM"



 
Orientasi :

Radio Galau FM adalah film drama Indonesia yang dirilis pada tahun 2012. Film ini disutradarai oleh Iqbal Rais. Film ini dibintangi oleh Dimas Anggara dan Natasha Rizki. ‘Radio Galau FM’ berawal dari sebuah kumpulan cerpen yang kemudian dilanjuti oleh followers dari akun nya di Twitter (@RadioGalauFM). Galau adalah kata yang sangat populer apalagi bagi kaum remaja. 

Tafsiran :

Selama tiga tahun, Bara tidak punya pacar. Selama tiga tahun terakhir Bara menghabiskan malam minggu di kamar, berpacaran dengan laptop dan mengejar impiannya menjadi penulis. Selama tiga tahun hanya ada satu hal yang konstan dalam hidup Bara: Galau. Kegalauan Bara berakhir ketika hadir sosok Velin, adik kelas lucu, imut, dan menggemaskan yang kemudian menjadi pacarnya. Bersama Velin, Bara memasuki dunia baru yang penuh warna. Bersama Velin, hidup Bara menjadi lebih indah dan menyenangkan. Tapi, masa masa indah bersama Velin tidak bertahan lama. Velin yang manis perlahan bertransformasi menjadi manja dan menyebalkan. Velin berubah, Bara mulai gerah. Bara berusaha mencari solusi, tetapi sikap dramatis Velin kian menjadi. Velin bahkan sampai mencoba bunuh diri dan hal ini membuat Bara galau lagi.Di tengah kegalauan Bara, hadir sosok Diandra, kakak kelas yang cantik, seksi dan dewasa. Diandra membuat Bara nyaman. Diandra membuat Bara senang. Diandra membuat Bara melupakan Velin. Sialnya, ternyata Diandra lebih dramatis dari Velin dan hal ini tersebut membuat Bara semakin galau. Awalnya Bara berpikir kehadiran perempuan akan membuat dirinya tidak galau lagi. Tapi nyatanya Velin dan Diandra malah membuat Bara galau tingkat nasional.

Tafsiran :

Kelemahan ‘Radio Galau FM’ mungkin terletak dari cheesy nya beberapa adegan dan noraknya kata-kata yang dilontarkan apalagi yang dilontarkan oleh Bara ketika sedang merayu perempuan. Hal tersebut begitu menganggu. Kemudian, ‘Radio Galau FM’ terlalu tampil bertele-tele di akhir cerita sehingga membuat penonton yang awalnya telah menanti-nanti ending dari ‘Radio Galau FM’ menjadi sedikit kecewa akibat ketidaksempurnaanya ending dari keseluruhan film ini. Selain kata-kata cheesy dan adegan-adegan yang cheesy serta ending yang tidak sempurna tersebut ‘Radio Galau FM’ juga tampil sedikit mengesalkan di pertengahan akibat ke plin-planan tokoh Bara. Dan Ternyata film ‘Radio Galau FM’ ini, sama sekali tidak berhubungan dengan radio.Keunggulannya adalah bagaimana ‘Radio Galau FM’ tetap mampu tampil menyegarkan walaupun sudah menginjak paruh kedua film. Biasanya kita akan merasakan sebuah rasa bosan yang sangat mendalam. Berbeda dengan ‘Radio Galau FM’, ‘Radio Galau FM’ tetap mampu tampil lucu, menghibur dan menyenangkan untuk dinikmati. Urusan komedi nya, ‘Radio Galau FM’ juga tak mengecewakan. Masalah akting tiap pemainya, jujur saja sama sekali tidak mengecewakan. Para pemainnya benar-benar tampil maksimal dalam membawakan karakternya. Tak lupa pula diselipkanya media massa yang lagi nge-trend sekarang yaitu Twitter yang membuat ‘Radio Galau FM’ lebih mudah dimengerti lagi.

Rangkuman :

Film ini sangat baik dan cocok untuk menginspirasi para remaja Indonesia. Karena mengandung banyak pesan yang bermakna dan bermanfaat bagi penontonnya. Selain itu juga menghibur para penonton dengan berbagai dialog komedi dari Dimas Anggara

Contoh Teks Ulasan "Tampan Tailor"



Orientasi

Tampan Tailor adalah film drama Indonesia tahun 2013. Film ini disutradarai oleh Guntur Soeharjanto dan diproduseri oleh Sudiad. Film ini dibintangi oleh Vino G Bastian, Marsya Timothy dan Ringgo A Rahman. Film ini mengisahkan hidup Topan (Vino G. Bastian) dan anaknya Bintang (Jefan Nathanio).

Tafsiran :


Topan yang seorang penjahit, baru saja kehilangan istrinya, kehilangan toko jahitnya dan nyaris kehilangan masa depan anaknya yang dikeluarkan dari sekolah karena tidak ada lagi biaya.

Tapi Topan tidak pernah kehilangan harapan. Dengan bantuan sepupunya, Darman (Ringgo Agus Rahman), Topan mulai menjajal segala pekerjaan untuk terus menyambung hidup. Mulai dari calo tiket kereta, kuli bangunan hingga pekerjaan yang berbahaya, stuntman.

Semangat Topan yang luar biasa ini, memikat hati Prita (Marsha Timothy), gadis penjaga kios di samping stasiun kereta. Dan, dengan bantuan Prita pula, akhirnya Topan dapat kembali bangkit dan mengembalikan semua mimpinya.


Evaluasi :

Keunggulan utama dari film Tampan Tailor ini adalah konflik-konflik dan kedalaman kisahnya yang berhasil menampilkan sisi-sisi mengharukan sekaligus mengundang tawa sampai menyentuh aspek romantik. Keunggulan lainnya adalah dari chemistry para pemainnya. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa Vino G. Bastian memang selalu tampil total dalam memerankan perannya, tidak terkecuali dalam film ini. Dari sisi penyutradaraan, sutradara Guntur Soeharjanto mampu mengarahkan film ini dengan cukup baik sehingga penonton dapat merasakan relasi yang erat dengan para tokoh, porsi drama juga dibuat pas dengan tidak terjebak pada kesedihan yang berlarut atau drama percintaan yang berlebihan. Dari sisi sinematografi juga patut mendapat pujian, dengan jitu Enggar Harliono mengarahkan kameranya dengan tepat di sepanjang film ini ditambah editing yang cermat dari Ryan Purwoko.

Terlepas dari kelebihan-kelebihan di atas, film Tampan Tailor ini juga tidak hadir tanpa kekurangan, terutama dari sisi tata musik hasil olahan Tya Subiakto yang kurang dapat bersanding dengan scene-scene-nya, atau suka berlebihan.

Rangkuman :

Namun, dengan mengesampingkan beberapa kekurangan di atas, film ini sangat baik dan cocok untuk menginspirasi masyarakat Indonesia. Karena mengandung banyak pesan yang bermakna dan bermanfaat bagi penontonnya. 

Contoh Teks Ulasan film "Heart"





Orientasi :

Heart adalah film drama Indonesia yang dirilis 11 Mei 2006 yang disutradarai Hanny R. Saputra dan diproduseri oleh Chand Parwez Servia . Film ini dibintangi oleh Nirina Zubir, Irwansyah, Acha Septriasa, Salma Paramitha, Unique Priscilla, Rachel Amanda, Irshadi Bagas, Ari Sihasale, Amrit Dido Servia, dan Michellya Aurelia Christhea . Film drama karangan Armantono ini menceritakan tentang kisah cinta dua remaja dari kecil sampai dewasa, walau situasi tidak memungkinkan karena adanya wanita lain.


Tafsiran :

Rachel (Nirina Zubir) adalah gadis yang tomboy, enerjik, berpenampilan cuek dan penuh inisiatif. Rachel hidup dipegunungan Puncak yang asri, dan meskipun bukan orang terkaya didaerahnya, Rachel hidup dengan bahagia bersama sahabatnya sejak kecil, Farel (Irwansyah). Kegiatan mereka sehari-hari diisi dengan kebanyakan bermain bola basket, kegiatan yang mereka sangat nikmati sejak kecil. Mereka juga membuat sebuah rumah pohon, dimana Rachel pernah diam-diam mengukir sesuatu pada pohonnya. Farel tidak pernah tahu apa yang Rachel ukir disana.

Suatu hari ditoko buku, Farrel secara tidak sengaja bertemu dengan Luna (Acha Septriasa), gadis cantik, feminin dan lembut. Farel seketika jatuh cinta pada Luna dan meskipun pertemuan mereka berlangsung canggung, Luna setuju untuk bertemu dengan Farel lagi. Farel mengharapkan bantuan dari Rachel untuk meluluhkan hati Luna, namun Rachel merasakan sesuatu yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya, yaitu rasa cemburu. Meskipun begitu demi nama sahabat, Rachel setuju untuk membuat rencana-rencana untuk meluluhkan hati Luna.

Rencana-rencana mereka pun berhasil, Luna semakin luluh hatinya dan semakin menyukai Farel, tapi membuat Rachel semakin terluka. Lambat laun, Rachel mengubah penampilannya. Ia mencoba memakai dress seperti Luna, dan memakai berbagai macam aksesoris seperti anting-anting dan gelang, dan memakai make-up. Farel pun menyadari perubahan dari Rachel, namun bukannya tertarik pada Rachel seperti yang diharapkannya, Farel malah merasa bahwa Rachel menjadi aneh dan telah berubah. Rachel, semakin terluka, berpura-pura meyakinkan Farrel bahwa ia tetaplah Rachael yang dulu dan tidak berubah.

Hari demi hari berlalu dan Farrel bersama Lunna kian dekat. Rachael jadi sangat jarang bertemu Farrel, let alone untuk bermain basket bersama. Farrel pun mengajak Lunna untuk berperahu didanau, namun perahu mereka oleng dan mereka terjatuh. Farrel yang merasa semuanya lucu tertawa, tapi berhenti ketika ia sadar bahwa Lunna menggigil tidak berhenti. Farrel pun sadar bahwa Lunna sebenarnya sedang sakit. Ditempat lain, Rachael yang sendirian dengan kesal menusuk-nusuk tanah dengan sebilah pisau, bahkan juga menusuk bola basket dari tim yang sedang bermain sampai kempes.

Dihari lain, Farrel sedang bersama Lunna disebuah taman. Rachael melihat mereka berjauhan dan mendapati Farrel berciuman dengan Lunna, menghancurkan hatinya seutuhnya dan membuat ia berlari tak tentu arah. Yang Rachael tidak tahu adalah, bahwa saat berciuman dengan Farrel, Lunna memuntahkan darah dari mulutnya, dan harus segera dirawat dirumah sakit. Rachael yang berlari tanpa tujuan, jatuh disekitar lereng gunung kearah jurang dan dikirim pula kerumah sakit yang sama dengan Lunna. Rachael pun mengetahui kenyataan pahit bahwa kakinya harus segera diamputasi karena bisa membahayakan hidupnya.

Farrel setiap hari menjenguk Lunna dan Rachael dirumah sakit, namun Rachael sadar bahwa ia hanya menjenguknya sesekali dan lebih sering menjenguk Lunna. Rachael menjadi semakin marah pada Farrel, namun Rachael dan Farrel menyadari bahwa Lunna sakit parah dan benar-benar membutuhkan donor hati agar bisa bertahan hidup. Ayah Lunna, Adam (Ari Sihasale) dan Farrel berusaha mencari donor kesana kemari tapi tidak berhasil mendapatkannya. Waktu Lunna pun semakin tipis dan Lunna pun mendekati kematiannya.

Farrel lalu diperlihatkan berjalan kesebuah pemakaman menuju sebuah makam yang masih baru, dan disebuah twist cerita dilihatkan kalau itu adalah makam Rachael, bukan Lunna yang tadi sekarat. Ternyata Rachael mendonorkan hatinya kepada Lunna, bukan untuk menyelamatkan nyawa Lunna yang sangat ia benci karena mencuri Farrel darinya, tapi agar dia bisa terus hidup ditubuh Lunna sebagai hati yang memikirkan dan mencintai Farrel sampai mati. Rachael juga meninggalkan pesan agar Farrel melihat kerumah pohon mereka, tempat Rachael kecil mengukir sesuatu di awal film.

Farrel, telah menikah dengan Luna dan memiliki anak, pergi ketempat mereka biasa bermain basket dan naik keatas rumah pohon. Disanalah Farrel menyadari bahwa Rachael pernah mengukir "Rachael love Farrel", dan ia pun menyadari betapa Rachael mencintainya sejak ia kecil. Farrel pun menangis keras dirumah pohon itu karena keterlambatannya menyadari ketulusan hati Rachael padanya.

Evaluasi :

Kisah yang diceritakan dalam film ini sungguh menyentuh jiwa, dimana pengorbanan yang diberikan untuk cinta yang kita miliki tak akan pernah ada habisnya. Cinta itu bahagia melihat orang yang dicintai bahagia. Selain itu juga memperlihatkan betapa berartinya seorang sahabat. Dalam keadaan apapun selalu ada, baik itu dalam suka cita maupun duka lara. Poster filmnya juga bagus dan menarik minat para penonton untuk melihatnya.

Namun sayangnya, dalam film ini tidak diceritakan bagaimana keadaan orang tua Rachel setelah ditinggalkan oleh Rachel. Tidak dijelaskan mengapa Luna tinggal sendiri sementara ayahnya tinggal di Bogor.


Rangkuman :

Dengan mengesampingkan kekurangan tersebut, film ini sangatlah bagus dan memiliki banyak pesan motivasi untuk kita. Hal itu terbukti dengan jumlah penonton film yang cukup mengejutkan dan Nirina Zubir memenangkan Piala Citra untuk Aktris Terbaik di film ini,


Contoh Teks Ulasan "Tak Kemal Maka Tak Sayang"




Orientasi :

Tak Kemal Maka Tak Sayang adalah film drama Indonesia yang dirilis pada 16 Oktober 2014. Film ini disutradarai oleh Fajar Bustomi, serta diproduseri oleh Dhamoo Punjabi dan Manoj Punjabi. Film ini menceritakan tentang kisah percintaan Kemal yang absurd dan kocak.

Tafsiran :

Kemal (17thn), pelajar SMU dari Samarinda yang pengen banget dapet gebetan cantik. Sayangnya, ia seorang yang absurd, spontan, susah fokus apalagi ditebak! Ini menyebabkan dirinya berulang kali gagal dalam percintaan, khususnya dalam hal “nembakcewe” (menyatakan cinta).. Wuiiihhhh.. Sakiitt !! Pijiittt !! Brutal !! Fatal !!

Nah masalahnya adalah, cewe yang sangat ingin ia tembak ialah Ramdan!! Raisya (17 thn), gadis tercantik di sekolahnya. Dan sayangnya, Raisya adalah pacar Nanda (18thn), cowo GGS- Ganteng-Ganteng Sering galau.. yang keren, macho sekaligus jagoan disekolahnya.. Wuiiihhhh.. Sakiitt !Pijjiitt ! Brutal ! Sadiss Cyinn !

Usaha Kemal dalam menarik hati Raisya pun, berbuntut pada duel antara dirinya dengan Nanda. Dibantu Khalil (17thn), teman dekatnya, Kemal berhasil mengalahkan Nanda dengan cara yang unik !!

Faigk!! Setelah menang, Kemal memberanikan diri nembak Raisya. Dan hasilnya ?100 % Totally Disaster !! Kemal ditolak mentah setengah mateng oleh Raisya karena dianggap terlalu agresif, Kemal pun kecewa abiezzz men..Dan sakitnya tuh disini..#nepok dengkul.Wuihhh.. Sakiitt !! Pijitt !! Brutal Uuull !!

Lulus dari SMU, Kemal pindah ke Jakarta dan kuliah dikampus kesenian, jurusan teater. Ia berteman dengan Jovial (21 thn) dan Hifdzi (21 thn), dua mahluk yang sama-sama absurd, spontan dan unik seperti dirinya. Lagi-lagi, disitupun ia jatuh cinta pada Putri (21 thn), lawan mainnya dalam pentas drama Romeo dan Juliet. Dibantu kedua temannya, Kemal mendekati Putri meski ia tak mau terlalu agresif karena takut gagal seperti dulu. Di sisi lain, Putri justru berharap Kemal lebih agresif menyatakan cintanya.

Konflik percintaan ini berlanjut hingga suatu saat Kemal menyadari bahwa ia tidak harus bersikap pasif terhadap Putri. Segera ia menembak Putri. Namun sayang. Ternyata Putri sudah memilih pria lain karena Kemal terlalu pasif selama ini. Kegagalan ini membuat Kemal putus asa bahkan sampai mengurung diri dan tertekan selama sekian waktu. Hingga ia diajak teman-temannya ke sebuah acara .... Stand Up Comedy. Disana, Kemal melihat sebuah jalan untuk bisa mendapatkan wanita yang diidam-idamkannya, yaitu dengan menjadi orang terkenal lewat panggung Stand Up Comedy. Akhirnya Kemal mengikuti audisi acara kejuaraan Stand Up Comedy.

Evaluasi :

Tak Kemal Maka Tak Sayang membawa penonton ke babak kehidupan Kemal Palevi jauh sebelum dirinya tenar di panggung stand up comedy. Diperkirakan akan menjelma sebagai sebuah tontonan garing kriuk-kriuk, Tak Kemal Maka Tak Sayang justru membuat saya kecele dengan sajiannya yang memiliki kandungan hiburan mencukupi. Memang secara garis cerita film tidak dikaruniai keistimewaan, plotnya klise dan begitu mudah ditebak kemana akan bermuara, tetapi apa yang membuat Tak Kemal Maka Tak Sayang terasa unggul ketimbang film sejenis adalah ketepatan dalam pengaturan ‘comic timing’. Fajar Bustomi (Slank Nggak Ada Matinya, Remember When) memahami betul waktu yang dirasanya sesuai untuk melontarkan lawakan-lawakan kreasi Kemal dan Jovial da Lopez sehingga ketika ‘bom’ dijatuhkan ada dampak kuat yang dirasakan sehingga secara otomatis ledakan tawa pun terpantik. Bagusnya, tidak sedikit pula guyonan – walau masih berkutat di area slapstick – yang kemunculannya dari suatu adegan yang bisa jadi tidak kamu duga sebelumnya... dan ini berhasil. Alhasil, penonton pun sukses digiring memasuki momen-momen penuh kegilaan yang menyenangkan di sini. 


Tentu, tidak semua candaan disasarkan secara tepat. Ada pula yang meleset. Bahkan film pun kehilangan magisnya ketika klimaks dibungkus sekenanya, cenderung terburu-buru, menggantikan adegan puncak yang memungkinkan Kemal Palevi untuk bersinar terang lewat gaya lawakannya dengan sederetan footage. Sungguh sangat disayangkan film gagal dibawa ke tingkatan yang lebih tinggi. Beruntung luka di ujung ini sedikit banyak tertutupi oleh polesan efek khusus yang tergarap baik, isian tembang-tembang pengiring yang easy listening, jajaran pemain bermain prima, khususnya Laudya Cynthia Bella, Rayi Putra, Hifdzi Khoir dan Ajun Perwira yang masing-masing mencuri perhatian lewat peran yang diembannya, serta sisipan adegan di sela-sela credit title yang melibatkan Luna Maya. Bahkan sekalipun Tak Kemal Maka Tak Sayang kurang mampu memberi hentakan lebih pada penyelesaiannya, film ini masih terbilang berhasil dalam kaitannya menunaikan tugas sebagai film senang-senang pelepas penat. Kocak dan mengasyikkan.

Rangkuman :

Banyak pendapat yang terungkap untuk film tersebut. Itu semua tergantung penontonnya, karena mereka berhak mengeluarkan pendapat menurut hati mereka. 

Contoh Teks Ulasan "Emak dan Sepotong Roti"



Orientasi :

Emak dan Sepotong Roti merupakan salah satu judul hasil karya sastra Caswati, yang berupa cerpen. Cerpen karangan mahasiswi jurusan satra di UGM ini menceritakan tentang kisah perjuangan seorang Emak dalam memenuhi kebutuhan keluarganya. Ia rela melakukan pekerjaan berat demi menyekolahkan kedua putinya, Dani dan Dina. Cerpen tersebut dikarangnya saat mengikuti lomba dalam rangka bulan bahasa dan sastra yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan Nasional Pusat Balai Bahasa Yogyakarta pada tahun 2007.

Tafsiran :

Cerita dalam cerpen ini diawali dengan peristiwa kemarau berkepanjangan yang melanda sebuah desa. Kemarau itu mengakibatkan lahan persawahan dan sungai sumber mata air penduduk desa mengering. Keadaan itu membuat sebagian warga meninggalkan sungai tersebut. Namun beda halnya dengan Emak, ia justru sering mendatangi sungai itu untuk mengumpulkan batu. Sejak suaminya meninggal empat tahun yang lalu, ia harus melakukan pekerjaan-pekerjaan kasar demi menyambung hidupnya dan menyekolahkan kedua putrinya, Dani dan Dina. Ia tidak ingin anaknya bernasib sama sepertinya

Tapi Emak sedikit beruntung, karena Dani, putri sulungnya selalu membantunya, meski hanya di hari minggu saja, sebab sore hari ia baru pulang sekolah. Namun suatu hari minggu, saat Dani hendak membantu, tidak seperti biasanya, Emak menolak bantuaanya dan menyuruhya untuk pulang. Meski merasa agak aneh, Dani dan Dina bergegas pergi meninggalkan Emak. Tapi belum lama melangkah, mereka mendengar suara jeritan Emak yang tangan kirinya penuh dengan darah akibat terkena palu. Sejak saat itu, Emak tak lagi bisa bekerja dan jadi sangat pendiam. Dani ingin membawa Emak berobat dengan uang sisa hasil penjualan batu, namun Emak selau menolak. Dani pun menuruti kata Emak, ia merawatnya dengan penuh kasih sayang.

Suatu hari saat Dani berulang tahun, Emak memberinya kejutan sebuah roti tart yang sedrhana. Sebelumnya Emak berkata pada Dina agar memberitahu Dani untuk membangunkannya setelah dia pulang. Dani pun langsung membangunkan Emaknya. Namun Emak tak bangun juga. Wajah pucat Emak membuat Dani tersadar kalau ia baru saja kehilangan sesuatu yang sangat berharga. Sementara Dina hanya memandangi keduanya dengan wajah polosnya.

Evaluasi :

Cerpen karangan gadis kelahiran 23 September 1989 ini tersusun sangat runtut, sehingga pembaca lebih mudah memhami isinya. Selain itu, kosakata yang digunakan dapat membuat pembaca terlarut dalam cerita. Serta, alu ceritanya yang unik dan berbeda dengan cerpen-cerpen zaman sekarang yang biasanya berisi tentang kisah cinta remaja.

Namun sayangnya, ada beberapa kata yang tak baku dalam cerpen tersebut. Seperti kata gedheg yang seharusnya diganti dengan kata lain dalam bahasa Indonesia yang memiliki arti sama. Sebab, tidak semua pembaca mengetahui apa arti kata tersebut, dan pasti akan terasa lebih enak dibaca.

Rangkuman :

Tetapi, dengan mengesampingkan kekurangan tersebut, cerpen ini sangatlah cocok untuk remaja Indonesia. Sebab, di dalamnya terkandung banyak pesan yang bermakna, yang dapat memotivasi kita agar semangat menjalani hidup, bersyukur atas segala pemberiaan Tuhan, berbakti kepada orang tua, dan bekerja keras untuk mewujudkan sesuatu yang kita inginkan.



Contoh Teks Ulasan "Cinta dalam Kardus"







Orientasi :

Cinta Dalam Kardus adalah film komedi romantis Indonesia tahun 2013. Film ini disutradarai oleh Salman Aristo. Film ini dibintangi oleh Raditya Dika, Ryan Adriandhy, dan Hadian Saputra.

Tafsiran :

Film ini bercerita tentang seorang anak lelaki yang bernama Miko (Raditya Dika) lelaki ini termasuk orang yang percaya bahwa cinta itu menuntut dan tidak pernah bisa menerima seseorang apa adanya.bahkan slogan I love you just the way you are itu bukan arti sesungguhnya justru itu adalah tanda buat berpisah. Dan kejadian itulah yang ia rasakan saat ini, pada hubungannya dengan seorang wanita yang bernama Putri (Anizabella Lesmana).dan pada akhirnya Miko pun mulai mempertimbangkan untuk putus dengan putri . Dengan alasan karena miko Selalu mendapat omelan dari putri.

Dengan ada nya kejadian itu miko pun memutuskan untuk melakukan stand-up comedy di café langganan nya itu. Miko berencana untuk naik ke atas panggung stand up comedy. Dia ingin melakukan sesuatu yang bisa membuat hidupnya bersemangat. Hal itu Diragukan oleh Rian (Ryan Adriandha kawannya, rian berfikir apakah miko bisa bertahan di atas panggung atau tidak. Sebelum berangkat untuk standup, Miko sempat terkejut ketika melihat dan menemukan kardus yang berisi barang-barang nostalgia/masa lalu peninggalan 21 mantan gebetan-nya. Seharusnya kardus itu tidak berada disini lah bahkan sudah dibuang oleh Mas Anca (Hadian Saputra), pembantunya.tetapi sayang sekali selama ini Miko lupa untuk memberitahu mas anca dimana letak kardus itu disimpan. Akhirnya dengan rasa kesal ,Miko pun membawa kardus itu pergi dan berniat akan membuangnya nanti.

Sesampainya Miko di café stand up comedy, karena miko belum menemukan tempat untuk membuang kardus peninggalan mantannya itu,terpaksa Miko membawa kardus itu masuk bersamanya. Kemudian dia naik ke atas panggung, miko sudah menguasai panggung, menghapal dan mempelancar untuk melalukan stand-up. Namun semua itu hanya sia-sia saja, dan terhambat oleh dua ABG yang sedang dimabuk cinta yaitu Caca dan Kipli. yang duduk di paling depan dan sangat menyedot perhatian penonton. Miko menahan kekesalannya saat dia mendengar bahwa Caca dan Kipli memanggil satu sama lain dengan ucapan Ayah-Bunda. Pada akhirnya Miko menepis semua materi yang sudah di hapal di panggung stand up comedy-nya. Dia punya ide yaitu meyakinkan penonton bahwa love is overrated.

Untuk mendukung ide nya tersebut, Miko membawa kardus itu ke atas panggung. Miko pun mulai bercerita tentang kisahnya dan Miko ingin bicara fakta: cinta sudah dihitung lebih ‘mahal’ dari seharusnya!. pada awalnya Caca dan Kipli selalu menangkis pendapat dari Miko, lama kelamaan Miko berhasil mengubah suasana café yang pink kalem menjadi abu-abu ketika orang-orang atau penonton mulai ikut skeptis pada cinta. Karena terbawa suasan panggung, akhirnya miko memutuskan putri melalui twitter.

Evaluasi :

Kelebihan film ini antara lain, film ini sangat sesuai dengan genre-nya yaitu bersifat komedi, dan tidak monoton sehingga tidak membosankan. Akting para pemainnya sangat menjiwai dan ceritanya berhasil membuat rangkaian kisah cinta sehari-hari menjadi sebuah kisah cinta unik. Selain itu, tata artisitik penggarapannya sendiri terasa unik.Sedangkan kelemahannya yaitu, terkadang ada beberapa adegan yang dimaksudkan untuk lucu teteapih malah tidak lucu karena pembawaan beberapa aktor/aktris pendukung yang kurang pas. Selain itu, filmnya terlalu bertutur kata terkesan seperti ceramah dan terkadang alur cerita nya susah untuk di mengerti.

Rangkuman :

Akan tetapi, film ini sangat bagus karena cerita cinta yang terkadang serius di beberapa film justru di buat komedi. Apa lagi di tambah acting para actor yang sangat lucu dan menjiwai membuat film ini makin berkesan.

Contoh Teks Ulasan "Langit Biru"




Orientasi :


Langit Biru merupakan film drama/musikal Indonesia yang dirilis pada 17 November 2011 yang disutradarai oleh Lasja Fauzia Susatyo. Film ini dibintangi oleh Ratnakanya Anissa Pinandita dan Jeje Soekarno. Dalam film ini dikisahkan tentang persahabatan biru dan kawan-kawannya yang ingin menyetop perilaku bullying temannya yang bernama Bruno.

Tafsiran :

Biru, Amanda, dan Tomtim tiga sahabat dari kecil yang sama-sama duduk di kelas 1 SMP dan tinggal berdekatan dalam satu kompleks perumahan. Biru, anak tunggal dari Daniel, yang berprofesi sebagai pilot. Biru adalah anak yang mandiri, aktif, cantik, agak tomboy, pintar, namun agak emosional. Sang mama meninggal ketika Biru berusia 7 tahun. Jadwal terbang yang padat menyebabkan hubungan dan komunikasi antara Daniel dan Biru menjadi tidak mulus, ditambah lagi Daniel agak clueless mengenai cara menghadapi anaknya yang beranjak remaja. Amanda, adalah anak pertama dari pasangan Henry dan Julie, dengan seorang adik bernama Brandon. Keluarga ini harmonis dan bahagia dengan keunikannya masing-masing.

Julie, sang mama, sangat involve dengan kehidupan kedua anaknya, sehingga kadang-kadang bisa terkesan cerewet namun lucu. Amanda adalah anak yang cantik, manis, lembut tapi juga aktif. Adiknya Brandon sangat jago nge-dance meskipun masih kecil. Rumah mereka adalah tempat berkumpulnya anak-anak untuk belajar dan bermain bersama karena suasana yang selalu hangat dan hidup ada di rumah ini. Tomtim, yang badannya paling besar di antara mereka bertiga karena secara usia sebenarnya Tomtim lebih tua (pernah tinggal kelas) adalah anak tunggal dari Mama Rita yang memiliki keterbatasan atau learning difficulties. Keadaan Tomtim yang istimewa ini membuatnya seringkali menjadi target sasaran beberapa anak nakal di sekolah. Bruno, adalah salah satu anak yang suka nge-bully Tomtim di sekolah bersama dengan ganknya yaitu Jason, Samuel, dan Erlangga.

Konflik memuncak karena kekesalan Biru cs atas prilaku bully Bruno cs yang tidak pernah tertangkap basah oleh guru. Akhirnya mereka merancang sebuah misi khusus untuk mengungkap kenakalan Bruno cs. Tetapi ternyata fakta yang mereka kumpulkan mengarahkan mereka kepada suatu kenyataan yang lain.

Evaluasi :

Arahan sutradara dari Lasja Fauzia Susatyo yang merupakan karya ke lima bisa dibilang terlihat menarik, mewah, elegan, namun sayangnya memiliki kelemahan di cerita. Bisa dibilang film Langit Biru adalah film paling jernih dari pengambilan gambar, keren secara artistik dan lokasi shooting serta paling penting begitu mewah sekali untuk katagori film anak-anak. Demikian juga plothole dan banyaknya konflik cerita yang diangkat akan kalian saksikan di film ini. Film ini memang ada unsur memprakarsai untuk STOP BULLYING di lingkungan anak-anak yang sedang marak saat ini. Tapi sayangnya unsur tersebut kurang greget disampaikannya. Kalau saja lebih padat dan fokus pasti film ini akan jauh lebih baik lagi.


Rangkuman :

Meskipun demikian, film inilah yang sangat dibutuhkan untuk anak-anak, karena mengandung pesan yang medalam bagi mereka. Bukan seperti film-film sekarang yang biasanya berisi tentang kisah percintaan yang tidak cocok untuk anak-anak. Bahkan, dapat merusak moral anak.

Demikianlah artikel mengenai Kumpulan Contoh Teks Eksplanasi Yang Baik Dan Benar. Anda dapat menggunakannya sebagai referensi pembuatan Teks Ekplanasi yang sedang anda buat. Semoga apa yang kami tuliskan tadi bermanfaat bagi Anda yang membutuhkannya. Sekian Kumpulan Contoh Teks Eksplanasi Yang Baik Dan Benar.



\

Makalah Dan Kisi kisi

Seputar Makalah dan Kisi kisi,forex,tranding forex,car,asuransi syariah,belajar tranding forex

 
About | Contact | Sitemap | Privacy
Back To Top